Mei 31, 2011

Beranda




Kemasyuran Madu sebagai makanan terbaik dan penyembuh penyakit tak perlu diragukan lagi.
Jika anda masih meragukannya coba
baca artikel-artikel di sini.
Jika anda masih tetap meragukannya maka cobalah mengkonsumsinya dan membuktikan sendiri.
Tapi hati-hati dengan madu yang ada dipasaran.
Sebuah penelitian pernah menyimpulkan bahwa hampir 80% madu yang beredar di pasaran adalah madu palsu.
Jadi anda patut berhati-hati.
Bisa-bisa bukan kesembuhan yang anda peroleh.
Tapi justru penyakit yang semakin memburuk.
Baca artikel kami tentang
kualitas madu dan keaslian madu.
Madu Sehati hadir untuk anda.
Menjaga kualitas dan keaslian madu.
Dengan berharap kesembuhan hanya dari Allah semata melalui
herba yang dipercaya dan do’a-do’a yang dipanjatkan mengiringi pengemasan produknya.
InsyaAllah...........................

Segera
hubungi kami, kami siap membantu

Aslimadujinten.blogspot.com




Artikel lain:


*******************************************************************

Mei 30, 2011

JINTEN HITAM vs HIV/AIDS



Berdasarkan data Dinkes Surabaya, sejak 2004 hingga Juni 2009 jumlah penderita HIV/AIDS 3.278 orang. Pada th.2009 saja hingga Juni ada 142 kasus atau penderita positif HIV. Sedangkan penderita AIDS 199 orang. Setiap hari ada tambahan 1 org penderita HIV/AIDS.
HIV/AIDS menjadi sebuah momok yg menakutkan bagi sebagian orang. Ada yg dg terang-terangan mengaku dan rutin berobat namun banyak pula penderita yg takut dan berusaha menyembunyikan penyakitnya bahkan terhadap orang tuanya sekalipun. Ada pula yg akhirnya justru melakukan perbuatan buruk dg menularkan penyakitnya kepada siapapun tidak terkecuali pada istrinya.
Sesungguhnya apa HIV/AIDS itu ? AIDS adalah singkatan dari Aquired Immune Deficiency Syndrome, penyakit ini disebabkan oleh virus HIV (Human Immunodeficiency Virus). Setelah virus ini masuk ke dalam tubuh manusia, akan menyerang pertahanan atau system kekebalan tubuh manusia sehingga daya tahan tubuh terhadap virus atau bakteri lainnya akan melemah.
Pada manusia system kekebalan tubuh atau imun terdapat pada sel darah putih. Imun berguna untuk menjaga, melawan dan menanggulangi infeksi yg menyerang tubuh agar tidak terserang penyakit. Selebihnya anda bisa membaca artikel di sini.
Bagi penderita HIV/AIDS tentu merasa berat karena hingga saat ini belum ditemukan obat yg benar-benar manjur. Yg bisa dilakukan biasanya dengan menjaga tubuhnya agar tidak sakit. Karena jika sudah terserang penyakit lain meskipun itu ringan seperti batuk atau flu saja dapat membahayakan tubuhnya.
Apa yg harus dilakukan ? Sesungguhnya dalam sebuah hadits dikatakan Allah tidak akan menurunkan penyakit kecuali ada obatnya. Itu artinya sesungguhnya telah ada obat penyembuh HIV/AIDS. Hanya saja belum ditemukan atau barangkali bahan tersebut masih belum diteliti.

Saran kami bagi penderita HIV/AIDS :
1. Mohon ampun pada Allah SWT dg sebenar-benarnya taubat. Karena bisa jadi musibah itu sebagai hukuman atau cobaan atau teguran pada kita atas dosa-dosa kita.
2. Berpikir positif. Yakinlah jika sebuah musibah mampu kita terima dengan lapang dada pasti ada gantinya yg jauh lebih besar manfaatnya. Bisa jadi seluruh dosa-dosa kita diampuni oleh Allah SWT, atau kita jadi lebih dekat dg-Nya, lebih banyak beribadah pada-Nya sehingga itu nantinya akan membawa kemanfaatan berupa sorga.
3. Datang ke Puskesmas, RS, atau klinik yg biasanya digunakan untuk tempat konseling bagi penderita HIV/AIDS. Lakukan saran-saran dari dokter atau tenaga medis yg melayani.
4. Jika ada obat-obat tertentu yg harus diminum, ya harus diminum. Mintalah penjelasan tentang obat-obat tsb. Sekarang ini pemerintah sudah menyediakan dana khusus untuk penanganan HIV/AIDS. Juga banyak didapatkan obat dari sumbangan lembaga luar negeri. (Meskipun masih terdengar obat tsb harus ditebus dg biaya tertentu).

Selanjutnya berdasarkan hadits Nabi : Al Bukhari meriwayatkan dari Aisyah r.a. bahwa dia pernah mendengar Nabi SAW bersabda , ”Dalam habbatus sauda’ terkandung kesembuhan untuk segala penyakit, kecuali as-sam.” Aku bertanya, ”Apa as-sam itu?” Beliau menjawab, ”Kematian.”
Para Ulama memang berbeda pendapat dalam menafsiri hadits tersebut. Kenyataannya banyak sekali manfaat dari habbatus sauda’ atau jinten hitam ini. Lebih lengkapnya baca artikel kami di sini.
Untuk itu kami berkesimpulan mungkin saja Jinten Hitam mampu menghambat laju HIV bahkan mungkin mematikannya. Untuk itu bagi penderita HIV/AIDS kami sangat menganjurkan untuk mengkonsumsi produk Herba SEHATI Madu yg dicampur dg Jinten Hitam atau jika tidak suka bisa memilih Jinten Hitam kapsul. Karena virus HIV bisa mematikan maka penderita harus disiplin dalam mengkonsumsinya. Satu hari 3 hingga 6 kapsul. Atau 3 hingga 6 sendok makan madu jinten hitam. Selama tiga bulan penuh harus dikonsumsi. Lalu periksalah ke dokter untuk mengetahui perkembangan penyakitnya. Lalu konsumsi lagi dan begitu terus hingga sembuh. Penderita boleh mengurangi dosisnya jika memang sudah terdapat kemajuan. Seyogyanya penderita tetap berkomunikasi dengan kami sbg produsen Herba Sehati untuk memantau perkembangan keberhasilan pengobatan.
Bagaimana ? Apakah anda masih kurang yakin dg kemampuan Jinten Hitam? Sesungguhnya hanya Allah Maha Berkehendak yg memampukan segala obat untuk kesembuhan kita. Maka berserahdirilah kita pada Nya.


Desember 17, 2009

Pengidap HIV Bukan Orang Terbuang

Pengidap HIV Bukan Orang Terbuang

Ketika seseorang mendengar bahwa Mr.X terkena HIV/AIDS, maka di dalam pikirannya terbesit kata seseorang yg telah mendapatkan kutukan dari Tuhan yang mana kutukan itu berupa penyakit yg mematikan dan belum ada sama sekali obat penawarnya. Sebenarnya pandangan negative(stigmatisasi) dari masyarakat terhadap ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) memang beralasan, mungkin salah satunya dilihat dari penularannya. Karena penyakit HIV/AIDS penularannya melalui hubungan intim dan berganti-ganti pasangan dan tanpa menggunakan alat pengaman atau kondom, selain itu menggunakan jarum suntik bekas orang yg terkena HIV/AIDS pun bisa menjadi alternative ampuh dalam penularan HIV/AIDS.
Penyakit ini sendiri muncul sebagai epidemic sekitar tahun 1980, yg mana penyakit ini cenderung dimiliki oleh para kaum homoseksualitas di Amerika. Awalnya HIV/AIDS diduga sebagai penyakit yg menyerang system pernapasan bagian atas karena sebagian besar penderitanya saat itu terserang batuk yg parah dan sulit bernapas. Selain itu penderita juga engalami penyakit kulit berupa ruam-ruam yg menyebar pada kulitnya.
Ternyata pada kurun waktu sepuluh tahun terdapat 115.786 kasus HIV/AIDS dalam data centers for diseases control (CDC) dan penyerangannya bukan saja pada kaum homoseksuallitas tetapi juga pada kaum heteroseksual dan anak-anak.
AIDS adalah singkatan dari Aquired Immune Deficiency Syndrome, penyakit ini disebabkan oleh virus HIV (Human Immunodeficiency Virus). Setelah virus ini masuk ke dalam tubuh manusia, akan menyerang pertahanan atau system kekebalan tubuh manusia sehingga daya tahan tubuh terhadap virus atau bakteri lainnya akan melemah.
Pada manusia system kekebalan tubuh atau imun terdapat pada sel darah putih. Imun berguna untuk menjaga, melawan dan menanggulangi infeksi yg menyerang tubuh agar tidak terserang penyakit.
Walaupun terjangkit virus HIV, bukan berarti orang tersebut terkena AIDS, karena AIDS merupakan tahap akhir dari proses terjangkitnya tubuh oleh virus HIV. Banyak orang yg terjangkit mereka tidak mengalami sakit hingga bertahun-tahun. Tapi virus HIV akan terus menginfeksi system imun orang tersebut sehingga bisa saja virus atau bakteri yg tadinya tidak berbahaya bisa menyebabkan kematian, yg mana semua itu diakibatkan tubuh kehilangan predator alami untuk membasmi penyakit, proses ini disebut dengan opportunistic infections.
Saat seorang permata kali dinyatakan bahwa, ia menderita HIV, bisa saja akan terjadi konflik dalam dirinya, antara perasaan tidak percaya dan menolak atau menerima kenyataan . Mereka cenderung putus asa. Dalam hal ini penderita HIV/AIDS harus melakukan sebuah proses penerimaan keadaan dirinya sendiri sehingga ia bisa beradaptasi dan mengetahui langkah-langkah positif yg tetap bisa ia lakukan untuk bertahan dalam keadaan sulit tersebut, dari pada hal yg hanya merugikan mereka. Dukungan moril dari keluarga tak luput harus selalu mereka dapatkan, karena dukungan itu sangat mengurangi beban mereka.
Meskipun demikian para penderita HIV/AIDS cenderung dianggap sebagai orang yg terbuang. Terkadang mereka diperlakukan tidak adil oleh orang-orang terdekatnya. Penderita HIV/AIDS adalah bagian dari kehidupan yg terus berjalan dab perlu diisi dengan kegiatan yg positif dan bermanfaat, bukan untuk dikucilkan. Mereka masih punya kehidupan sebagai mana layaknya orang yg tidak sakit, salah satunya mereka bisa menjadi anngota kegiatan social khususnya dalam program gerakan cegah HIV/AIDS.

Ditulis kembali dari artikel Warteg Harian Surya
Oleh Wahyu Natanael
Karyawan PT. Bank Bukopin, tbk
Selasa, 1 Desember 2009.

Oktober 17, 2009

Gambar / Foto Produk (Madu, Jintan Hitam/habbatussauda, Minyak Zaitun




    PRODUK BARU KAMI :  
    Susut Lemak - Pelangsing Tubuh Alami



      Jintan Hitam, Habbatussauda, Herbal Murah, Produsen Herbal

      aslimadujinten.blogspot.com






      Herba SEHATI
      Taman Tasikmadu Indah
      Kav. 29, RT.04/RW.02, Kelurahan Tasikmadu
      Lowokwaru, Kota Malang
      Bapak Herman 08125244096/0341-7699654     
      atau Ibu Intan 0341-9061010
      Facebook : hermandiri sehati/Intan Sadikin